Scalping adalah salah satu strategi perdagangan forex yang bergantung pada analisis teknis. Dikenal sebagai salah satu metode yang dapat memberikan keuntungan dengan cepat, jangan kaget jika banyak pedagang yang ingin belajar lebih dalam tentang strategi yang satu ini. Ulasan berikut. Tetapi sebelum itu, Anda dapat mendaftar melalui situs web GIC.
Apa itu scalping?
Scalping adalah salah satu teknik atau strategi dalam perdagangan forex. Ketika Anda mendengar istilah scalping ada 2 kata yang harus ada di pikiran Anda, yaitu "cepat" dan "pendek".
Strategi ini berfokus pada membeli aset dengan waktu yang singkat hanya dalam beberapa menit hingga berjam -jam dan memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan. Dalam praktiknya strategi ini menargetkan sejumlah kecil PIP dengan tempo yang lebih pendek.
Pedagang Forex yang menggunakan strategi ini akan mencoba untuk "mengumpulkan" keuntungan kecil tetapi ini dilakukan berturut -turut. Secara umum, strategi scalping ini digunakan untuk merencanakan teknik masuk dan keluar terbaik, sehingga pedagang dapat memaksimalkan potensi laba dan membatasi kerugian sesuai dengan pengaturan manajemen risiko.
Scalping, yang juga merupakan salah satu strategi perdagangan forex paling populer di kalangan pedagang Indonesia mampu menghasilkan frekuensi perdagangan yang sangat tinggi, antara puluhan hingga ratusan sehari, meskipun laba rata-rata per posisi kurang dari 5-15 PIPS.
Secara umum, dalam beberapa strategi selain dari scalping, sebagian besar pedagang forex akan membiarkan posisi mereka terbuka dalam waktu yang lama, antara beberapa jam hingga beberapa hari, minggu, atau bahkan lebih dari itu, tujuannya adalah mereka bisa mendapatkan keuntungan besar, antara 20 hingga 1000 pip.
Sedangkan dalam perdagangan scalping, Anda tidak akan menemukannya karena kulit kepala biasanya akan mengambil manfaat kecil yang bisa mereka dapatkan hanya dalam beberapa menit, dan ini dilakukan secara berturut -turut sampai mencapai target laba harian yang diinginkan.
Sekarang, untuk mengkompensasi laba rata -rata rendah per posisi, kulit kepala akan memperbesar lot yang digunakan untuk meningkatkan frekuensi perdagangan.
Oleh karena itu, scalper dapat membuka dan menutup posisi perdagangan antara puluhan hingga ratusan kali sehari. Itulah sebabnya sebagian besar calo cenderung melakukan banyak transaksi dalam sehari.
Setelah mengetahui scalping Anda sendiri, Anda dapat menguji pengetahuan Anda melalui tes pendahuluan yang telah disediakan oleh GIC dan mengetahui kemampuan Anda!
Mengapa strategi scalping digunakan begitu banyak?
Alasannya adalah karena metode scalping ini dianggap sebagai salah satu strategi perdagangan forex yang paling "aman" untuk digunakan. Biasanya, scalper trader akan (posisi terbuka pada kerangka waktu yang rendah dan menahan posisi dalam waktu singkat dibandingkan dengan pedagang yang tidak scalper.
Oleh karena itu, pengamatan kondisi pasar secara keseluruhan menjadi sangat terbatas, dan risiko yang timbul dari pergerakan harga pasar menjadi lebih kecil.
Lalu, apa keuntungan lain yang dimiliki strategi scalping ini untuk perdagangan Anda?
1. Dengan scalping, Anda dapat menghasilkan keuntungan lebih cepat
Keuntungan pertama dari teknik scalping ini adalah Anda bisa mendapatkan hasil perdagangan maksimum dalam rentang waktu yang relatif singkat karena calo ini akan masuk dan keluar dari pasar hanya dalam beberapa menit.
Artinya, pengguna strategi scalping tidak harus menunggu berjam -jam atau bahkan berhari -hari hanya untuk mendapatkan keuntungan dari Forex. Perdagangan yang cukup dalam kerangka waktu kecil seperti M1, M5 dan M15 saja, scalper bisa mendapatkan hasil.
2. Tidak akan khawatir tentang posisinya mengambang
Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan dari strategi scalping adalah Anda tidak perlu khawatir atau khawatir
Location:
Berbagi :
Posting Komentar
untuk "Panduan Strategi Scalping pada Trading Forex, Dijamin Mudah!"
Posting Komentar untuk "Panduan Strategi Scalping pada Trading Forex, Dijamin Mudah!"